Bisnis yang masuk top 10 revenue onchain, bisnis yang produk nya mudah diterima dan dipakai orang, bisnis yang paling banyak di integrasikan. Jadi alasan kenapa banyak perusahaan mau punya stablecoin sendiri…
Pilihan stablecoin dulu gajauh jauh dari USDT, USDC, dan DAI tapi sekarang ada lebih dari 50 macam stablecoin dengan metode peg nya masing masing Dalam 5 tahun terakhir marketcap stablecoin udah naik 100% dengan puncaknya pada bulan Mei 2026, dengan pertumbuhan setinggi ini, darimana mereka bisa dapat keuntungan?
Yang pertama kali terpikirkan pasti fee transaksi setiap kita mengirim stablecoin, tapi faktanya fee yang kita kirim hanya masuk ke validator dari tiap tiap chain.
Yang sebenarnya terjadi adalah, setiap ada orang membeli USDT, Tether akan dapat dollar dengan jumlah sesuai dengan USDT yang di mint tadi.
Tapi uang yang diterima Tether ga nganggur, uang itu bakal di taro di instrumen investasi low risk seperti Obligasi US ataupun Deposito Bank. Jadi semakin banyak orang beli/mint USDT, semakin tinggi juga revenue tether dari yield yang dihasilkan uang pinjaman tadi.
Sebagai contoh kalau tether punya reseve $10 miliar dan Treasury memberikan imbal hasil 4,5% per tahun, reserve tersebut secara teori dapat menghasilkan sekitar US$450 juta sebelum biaya operasional.
https://tether.to/en/transparency/
Kenapa Tether bisa mendominasi pasar stablecoin?
Tether punya keuntungan sebagai first mover dalam industri ini, ditambah lagi banyak integrasi ke hampir seluruh exchange crypto di dunia, dengan total marketcap US$184 miliar, bahkan semua top 10 stablecoin kalau digabung masih gabisa mengalahkan dominasi tether.
Meskipun baru ada berita kalau Eropa bakal ban USDT untuk digunakan dalam transaksi di semua platform crypto yang bisa jadi awal kehancuran dominasi Tether.
https://cointelegraph.com/news/revolut-usdt-delisting-regulatory-risk-concerns
Setelah mengetahui gimana tether bisa jadi top 1 revenue di crypto, akhirnya banyak perusahaan lain yang ikut jadi issuer stablecoin, terutama mereka yang sudah berpengalaman dalam industri banking seperti Paypal ( PYUSD ) , Blackrock ( BUIDL ), dan Paxos ( USDG ).
Tapi kalau semua orang berperang buat jadi issuer, hasilnya ga akan ada yang menang, itulah kenapa dibuat sebuah protocol dimana setiap merchant dan partner bisa dapat revenue yang sama.
Protocol itu disebut Open USD ( OUSD ), dengan pendekatan consortium, revenue yang dihasilkan dari OUSD bisa dinikmati seluruh peserta dalam ekosistem OUSD, merchant bisa dapat revenue, wallet bisa dapat revenue, payment bisa dapat revenue. Model dimana seluruh ekosistem bisa menikmati hasil ( One For All ).
- Tulisan ini dibuat untuk tujuan edukasi dan observasi industri, bukan financial advice atau ajakan investasi.
- Crypto memiliki risiko tinggi. Artikel ini hanya membahas tren dan dinamika industri.
- Data dan insight diambil dari sumber publik dan dapat berubah seiring perkembangan market.
About Aethereal
Aethereal is building the future of decentralized technology. Explore our official website, open-source projects, and community channels to learn more about the Aethereal ecosystem.
- Website: https://aethereal.top/
- GitHub: https://github.com/Aethereal-Collective
- X: https://x.com/aethereal_co
- Discord: Join the Aethereal Community
© 2026 Aethereal. All rights reserved.