Breakdown3 min readCryptocurrency

Merangkum Alasan Kenapa Banyak Project Mati Tiap Bear Market

Sepanjang 2026 udah lebih dari 50 project tutup semua punya alasan nya masing masing tapi mereka semua punya pola yang sama. Dari mulai kemunculan bangun hype sampai tutup, muncul…

Merangkum Alasan Kenapa Banyak Project Mati Tiap Bear Market

Sepanjang 2026 udah lebih dari 50 project tutup semua punya alasan nya masing masing tapi mereka semua punya pola yang sama. Dari mulai kemunculan bangun hype sampai tutup, muncul kemiripan meskipun project nya beda. Jadi apa alasan mereka tutup?

Alasan pertama adalah mereka semua lahir bersamaan

Disaat 1 narasi muncul, akan ada 10 project lebih yang berlomba buat dapetin atensi dari narasi tersebut.

Kita ambil contoh ketika narasi Restaking yang dibawa Eigen muncul, langsung lahir pula project project seperti Swell, Renzo, Puffer tapi mereka semua hilang bersamaan dengan redupnya narasi Restaking

https://reuters.com/technology/crypto-re-staking-platforms-boom-traders-chase-bigger-returns-2024-05-31

Alasan kedua adalah TVL tidak organik

Banyak modal masuk karena points, airdrop, dan insentif. Ketika program selesai, uang ikut pergi.

Pasti kita sering lihat project baru launch langsung bikin retroactive point program dengan nama nama unik tapi intinya sama ajh.

farming -> tge -> listring -> jual -> tinggalkan Ini yang disebut Mercenary Capital

Alasan ketiga terlalu banyak fragmentasi di Web3

Ide awal dari Sidechain, L2 dan Appchain sebetulnya bagus, bertujuan untuk menyelesaikan masalah skalabilitas sebuah jaringan contohnya ethereum.

Tapi hasilnya terlalu banyak Chain, terlalu banyak liquiditas yang terpecah ke banyak chain dan protocol user pun seperti dibuat untuk dinamis setiap harinya, karena besok pasti ada jaringan baru yang dibuat.

Ketika L2 boom semua ingin buat L2, pakai istilah dan teknis teknis baru dan aneh padahal isinya sama ajh.

Alasan keempat adalah Penghasilan

Dari banyaknya project di crypto, berapa banyak dari mereka yang udh bisa cetak revenue? atau setidaknya ga rugi.

Sedikit banget, malah kebanyakan project kehabisan uang bakar sebelum benar benar launch projectnya, hasilnya mereka tutup karena gapunya duit buat operasional.

Kebanyakan project bakar uang mereka buat beli TVL buat beli hype, dan buat beli atensi.

https://theblock.co/post/390119/zerolend-to-shut-down

Alasan kelima adalah user ga butuh

Funding gede, hype gede tapi apa orang mau pake?

Contoh kasus Botanix. Dalam post mortem mereka, salah satu kesimpulan yang muncul adalah fakta kalau user ga peduli.

Poin nya adalah ga semua masalah perlu dibuat produk nya, karena mungkin terlalu “niche” jadi orang ga begitu peduli.

https://coindesk.com/tech/2026/06/10/a-bitcoin-defi-project-just-shut-down-with-a-brutal-post-mortem-users-just-didn-t-care

Alasan keenam adalah kecepatan pergantian narasi

Project baru selesai launch, bisnis baru jalan tapi besoknya orang udh pada ngomongin hal baru lagi.

Crypto jadi salah satu industri dimana dalam 1 tahun bisa ada 3 narasi baru, yang bikin project project tanpa fundamental ini gagal mengejar atensi dan hype.

Dan karena mereka cuma ngejar hype, ujungnya mereka hilang bersamaan dengan redupnya narasi.

Alasan terakhir adalah gagalnya mitigasi setelah exploit

2026 jadi tahun yang lumayan berat terutama untuk banyak project defi, karena tiap bulan ada ajh yang kena exploit/hack.

Sayangnya banyak dari mereka yang terkena exploit, ga mampu buat bangkit lagi atau sekalipun mereka bangun lagi, tensi publik udh terlanjur jelek dan bikin operasional turun drastis.

https://coindesk.com/tech/2026/03/24/balancer-labs-will-shut-down-as-corporate-entity-became-a-liability-after-usd110-million-exploit

Kalau di sederhanakan, banyak project tutup dan mati itu karena ekosistem crypto sendiri memang mengedepankan atensi dan narasi sementara.

Jadi banyak project dibuat bukan karena mereka bawa hal baru, mereka cuma mau ikut meramaikan Pasar yang dari awal udh ramai.

Ujungnya cuma bakar uang dengan “membeli” user, dan dalam kondisi bear market, disaat uang sedang kering kering nya, project project yang gapunya fundamental ini perlahan bakal hilang.

Dan sayangnya project yang memang membawa hal baru pun harus ikut hilang karena minimnya liquiditas atau karena exploit. Tapi cycle ini memang harus terus berulang, nama berbeda, narasi berbeda, tapi pola yang sama.

  • Tulisan ini dibuat untuk tujuan edukasi dan observasi industri, bukan financial advice atau ajakan investasi.
  • Crypto memiliki risiko tinggi. Artikel ini hanya membahas tren dan dinamika industri.
  • Data dan insight diambil dari sumber publik dan dapat berubah seiring perkembangan market.

About Aethereal

Aethereal is building the future of decentralized technology. Explore our official website, open-source projects, and community channels to learn more about the Aethereal ecosystem.

© 2026 Aethereal. All rights reserved.

Similar reports

See all